INFO TERKINI : Yth. rekan-rekan semuanya, sehubungan hari ini banyak pertanyaan terkait adanya erupsi dengan awan panas di Gunung Slamet, berikut jawaban Ka. BVMBG Bapak Ir. M. Hendrasto, M.Sc : "tidak benar ada awan panas di Gunung Slamet, tadi pagi teramati beberapa letusan abu kehitaman, tinggi 600-1.000 m. salam SURONO Mbah Rono

Friday, April 20, 2012

Presiden Minta BMKG dan BNPB Tambah Alat Deteksi Dini Gempa



      Jurnas.com | JURU Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah alat deteksi dini bencana gempa, jika hal itu diperlukan.

"Presiden tadi (pada pertemuan dengan jajarannya di Istana Bogor) menyampaikan, kalau ada yang perlu ditambah alat-alatnya, seperti alat untuk antisipasi early warning system (EWS) itu maka sebaiknya betul-betul dipastikan apa yang sesungguhnya perlu ditambah karena ini penting. Kalau memang disebutkan ada beberapa titik yang butuh tambahan sirine atau tanda bahaya atau ancaman tsunami, maka harus ditambah alat," kata Julian kepada wartawan, Senin (16/4).

Akan tetapi, lanjut Julian, terkait penambahan alat utu tentu perlu suatu perincian atau kepastian. Oleh karena itu, Presiden meminta BMKG dan BNPB untuk melakukan penelaahan secara komprehensif mengenai alat-alat tambahan yang dibutuhkan sehingga nanti bisa dimasukkan dalam masterplan penanggulangan bencana yang akan disusun BMKG dan BNPB.

"Masterplan itu harus disiapkan secara cepat atau dalam 1-2 bulan ini harus siap," katanya.

Ditambahkan Julian, meski anggaran untuk penambahan alat EWS ini baru turun pada tahun depan, namun kedua lembaga tersebut harus membuat masterplan penanganan bencana. "Utamanya, saat ini masterplan itu harus dibuat meski anggarannya baru tahun depan. Karena ini terkait dengan pemerintah daerah," ujar dia.


Nantinya, alokasi dana untuk keperluan itu akan disiapkan oleh pemerintah pusat. Tapi terkait operasional dan pemeliharaan alat tersebut merupakan tanggung jawab pemda.


"Jadi jangan sampai alatnya ada, tapi tidak ada simulasi sehingga nanti tidak bekerja dengan baik. Jadi semua pemda itu harus mengetahui," ucapnya.

Syams ©

No comments:

Post a Comment